Tanggal 23 September 2010 ini kembali digelar karya utawi piodalan di pura Sama Barong (masih belum yakin nih ejaan bener atau ngga). Dan kali ini prosesi upacara diiringi dengan Gong kebanggaan desa tercinta, Tinggarsari.
Baru tau (tapi blm liat langsung), bahwa di atas bebatuan tempat pemujaan ada tempat pemujaan dewi Kwan Im . Yang unik, saat ida batara rauh selalu (sepengetahuan say loh), selalu rauh juga sesuhunan yang berbahasa Cina. Dan anehnya, banyak dari dari sesuhunan yang rauh, bisa juga berbahasa Cina. Kita2 yg ngga ngerti bahasa xie xie ini, jadi bingung dan ketawa mendengarnya
Tangkil ke pura yg satu ini selalu membutuhkan tenaga extra, apalagi kalau hujan2. Jalanan yang kira2 1 km dari Pura Kendengan, licin total bro..Tapi di situ uniknya pura ini!
Beberapa foto yg sempet tiang ambil.



